Tionghoa Harus Ikut Berperan Serta Dalam Membangun Negeri Tercinta Republik Indonesia

Tionghoa Harus Ikut Berperan Serta Dalam Membangun Negeri Tercinta Republik Indonesia
Foto : Dokumentasi Pribadi Fendy Taslim
Tionghoa Harus Ikut Berperan Serta Dalam Membangun Negeri Tercinta Republik Indonesia

Saya punya seorang Sahabat namanya Fendy Taslim. Beliau  Tionghoa Palembang. 

Saya ingat pertama kali bertemu dengan Beliau di Polsek Cengkareng, di saat panas-panasnya pilkada Jakarta. 
Waktu itu Kapolsek memperkenalkan saya dengan pak Fendy Taslim. Pak Fendy rupanya adalah Ketua Citra Bhayangkara Cengkareng yang terus-menerus terpilih selama lebih 10 tahun.  Dan, Polsek Cengkareng sudah berganti Kapolsek selama 18 orang selama Fendy Taslim menjabat posisi Ketua Bhayangkara Cengkareng.

Saya dapat banyak  info tentang sepak terjang Beliau selaku Ketua Citra Bhayangkara Cengkareng. Beliau disayangi dan dihormati oleh Para Pemimpin ormas-ormas yang ada di Cengkareng. Sebut saja FBR, FORKABI, BPPKB, Pemuda Pancasila, dll.

Fendy Taslim, Tionghoa yang lahir di kota Empek-empek, Palembang, pertama kali terpilih sebagai Ketua Citra Bhayangkara Cengkareng di saat Kapolseknya adalah Pak Fadil yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. 

Fendy Taslim selama menjabat sebagai Ketua Citra Bhayangkara Cengkareng, telah banyak berbuat untuk kepentingan warga Cengkareng dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Di Cengkareng, sesungguhnya, sudah tidak ada diskriminasi. Buktinya, ada seorang Tionghoa yang mampu menjadi Ketua Citra Bhayangkara lebih dari 10 tahun. Yang duduk bersama-sama dengan para pemimpin Ormas-ormas yang ada. 

Saya pribadi sejak dulu selalu menghimbau agar Tionghoa-tionghoa jangan merasa segan, malu, takut, untuk berkecimpung dalam politik, atau keormasan. Agar kaum Tionghoa tak dicap eksklusif. Tionghoa harus berbaur. Tionghoa juga WNI. Rakyat Indonesia. 
Tionghoa harus ikut berperan serta membangun negeri tercinta ini. Meskipun berperan sekecil apapun! 

Dan, bangganya saya sekaligus kagum, Pak Fendy Taslim, juga bersedia menjadi Anggota Barisan Pencinta Pancasila (SANTALA) sejak awal. 
Beliau pun sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) SANTALA. 

Fendy Taslim, memang sosok Tionghoa yang patut diteladani terutama  oleh Tionghoa-tionghoa lainnya. 

Merdeka!

Salam NKRI. Salam Pancasila. Salam Bhinneka Tunggal Ika.

Ditulis oleh :

Andy Tirta, Ketua Umum Barisan Pencinta Pancasila (SANTALA).